Internet of Things dengan menggunakan modul ESP8266 sebuah mikrokontroller yang dibuat oleh Espressif.  ESP8266 ini adalah sebuah system-on-a-chip (SoC) yang  memiliki kemampuan untuk 2.4 GHz Wi-Fi, 16 GPIO (general-purpose input/output), I²C (Inter-Integrated Circuit),10-bit ADC (analog-to-digital conversion), SPI (Serial Peripheral Interface), UART dan PWM (pulse-width modulation) sehingga menjadi primadona pada pengembangan IoT.

module esp8266

Ada beberapa macam module ESP8266

Untuk mempermudah dalam membangun aplikasi IoT yang menggunakan ESP8266, sangat disarankan jika Anda memilih modul yang sudah dibentuk dalam sebuah development board. Karena sudah ditambahkan dengan USB to TTL serial UART untuk mempermudah memasukkan program yang Anda tulis dari desktop/laptop ke dalam chip ESP8266 dengan menggunakan kabel USB.

Dua development board yang populer untuk mengembangkan aplikasi di atas ESP8266 adalah NodeMCU dan Wemos.

nodemcu
NodeMCU
wemos
Wemos

Ada beberapa cara untuk memprogram mikrokontroller ini, diantaranya:

  1. Firmware default dengan menggunakan AT-Command.
  2. Menggunakan bahasa C yang dikompilasi dengan menggunakan esp-open-sdk toolchain
  3. Lua Firmware dengan menggunakan bahasa Lua untuk Development Kit NodeMCU.
  4. Menggunakan Arduino IDE.

Seperti halnya pada Arduino modul ESP8266 memiliki 16 GPIO, PWM dan built-in 2.4 GHz Wi-Fi sehingga memudahkan dalam menghubungkan ke jaringan internet dan mendukung protokol http ataupun mqtt.